Mon. Mar 8th, 2021

Oleh : Dr. (Can) Ir. H. M. Sholeh, MM.

Jika pada tahun 2018 merupakan tahun transisi dan konsolidasi, tahun 2019 adalah tahun akselerasi, maka tahun 2020 seharusnya menjadi tahun eksistensi, tetapi untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak tahun 2020 menjadi tahun pandemi covid19, bukan hanya lokal, regional atau nasional bahkan global.  Hampir seluruh sektor terdampak karenanya, bahkan tak sedikit sektor usaha yang gulung tikar. Alhamdulillah PDAM Tirta Tarum tetap tegar sebagai salah satu pelayanan publik yang tetap berusaha menorehkan prestasi di tengah pandemi.

Dengan capaian jumlah pelanggan 93.300 SR di penghujung tahun 2020 ini melebihi target raihan tahun 2020 meskipun di tengah pandemi. Capaian tambahan pelanggan baru sebanyak hampir 9.000 SR dalam periode 2020 ini adalah buah kerja keras seluruh jajaran PDAM Tirta Tarum yang tak kenal lelah mewujudkan pelayanan terbaiknya. Bahkan 5.000 SR diantaranya merupakan tambahan Sambungan Rumah MBR perkotaan yang pelayanannya meningkat 25% dari tahun 2019.

Dalam bidang operasional, PDAM Tirta Tarum juga telah menunjukkan kesungguhannya untuk memberikan layanan terbaiknya melalui penambahan jaringan perpipaan, perbaikan kualitas, kontinyuitas dan keterjangkauan layanan bagi masyarakat. Hal ini diwujudkan pula pelayanan air bersih telah menjangkau wilayah pantai pasir putih Cilamaya yang notabene adalah wilayah pesisir dengan air asin yang selama ini tak pernah terjangkau air PDAM. Demikian juga usaha peningkatan effisiensi penagihan, pola konsumsi, pelayanan perbaikan, kebocoran, keluhan, kesehatan perusahaan dan penurunan kebocoran air dan kegiatan-kegiatan lainnya telah dilaksanakan dengan sungguh-sungguh.

Pandemi covid 19 tak menghalangi PDAM Karawang untuk berkreasi dan berinovasi. Berbagai inovasi dan terobosan telah dilaksanakan pada tahun 2020, diantaranya adalah sebagai berikut :

  1. GELARAN (Gelar Pelanggan Teladan) atau costumer award 2020 , yaitu undian berhadiah bagi pelanggan yang secara rutin membayar di awal waktu
  2. BESTO (Bilik Sterilisasi Otomatis) sebagai wujud kepedulian terhadap usaha pencegahan pandemic covid19, meskipun sempat kontroversial dan viral, tapi minimal kepedulian PDAM terhadap pandemi
  3. KUCINTA (Kran Umum Cuci Tangan) sekaligus sebagai aksi mendukung gerakan 3M++
  4. BACTERI (Baca Meter Mandiri) di awal pandemi meskipun banyak hambatan tapi tetap berjalan
  5. SETAMAN (Sehari Khatam Alqur’an) hal ini sebagai kegiatan ramadhan 1441 H di tengah pandemic
  6. Diskon 50% pelanggan Sosial Umum, dan diskon 25% pelanggan sosial khusus serta bebas denda di awal pandemi merespon daya beli masyarakat yang sempat drop
  7. Pembagian disinfektan, hand sanitizer, dan masker secara gratis kepada seluruh pegawai, pelanggan dan masyarakat terdampak sebagai quick respons terhadap pandemic
  8. Bakti sosial terhadap warga lingkungan sekitar yang dipadukan dengan santunan terhadap anak yatim, dhuafa dan masyarakat terdampak pandemic termasuk donor darah massal
  9. Program WiFi Gratis untuk menunjang Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi pelajar/mahasiswa sekitar
  10. Program AKB (Ayo Konsisten Bayar) online untuk menghindari kerumunan dan memberikan kemudahan
  11. HUT PDAM ke-33 secara online hingga apel rutin secara online hingga koordinasi dan berbagai ketiatan secara online pula adalah bagian dari adaptasi kebiasaan baru
  12. Diklat online, peringatan hari air sedunia dan kegiatan peduli lingkungan-pun tetap dilakukan, dan masih banyak kegiatan baik inovasi, kreativitas maupun terobosan lainnya.

Bahkan selama pandemi PDAM Karawang telah melaksanakan diklat/pelatihan sertifikasi dan kompetensi profesi tingkat muda sebanyak 11 orang serta prajabatan, dan kegiatan peningkatan kompetensi dalam berbagai bidang, termasuk kerjasama dengan IUWASH Plus USAID SECO Partnersip, Water Org maupun Perpamsi.

Dan di penghujung tahun 2020 PDAM Karawang juga telah berhasil menghadirkan hibah MBR bagi masyarakat Karawang dengan hasil 100%, merintis kerjasama hibah AMBK (Air Minum Berbasis KInerja), SPAM Regional Jatiluhur I dan penjajakan kerjasama lainnya dalam rangka pemenuhan pelayanan publik bidang air minum/air bersih bagi masyarakat Karawang.

Secara finansial PDAM Tirta Tarum Karawang juga berhasil melunasi tunggakan PAD masa lalu sejak 2016, 2017, 2018 dan 2019, PBB, ppH dan kewajiban-kewajiban masa lalu yang secara berangsur dapat diselesaikan.

Capaian tersebut di atas selain didukung oleh tim yang solid, handal dan professional juga didukung oleh perbaikan system Informasi Teknologi yang senantiasa mengalami pembaharuan untuk menunjang layanan terbaik sesuai motto PDAM Karawang BEST (Berikan Service Terbaik !). Selain itu juga tekad yang kuat seluruh jajaran PDAM Tirta Tarum untuk selalu bekerja keras, berbenah menuju PDAM yang bersih, transparan dan akuntabel berdasarkan kaidah Good Corporate Governance (GCG).

Kami sadar bahwa capaian yang kami raih belum sempurna, masih banyak kekurangan, rintangan, gangguan, cobaan, dan tantangan menghadang, tetapi dengan semangat pantang menyerah kami tetap berjuang menuju yang terbaik.  Tantangan perubahan bentuk badan hukum dan perda penyertaan modal serta kondisi tarif yang masih rendah selama sewindu terakhir akan menjadi PR bagi kita semua.

Berbagai capaian tadi tak akan dapat terlaksana dengan baik tanpa dukungan Dewas, Bupati, DPRD, OPD terkait maupun seluruh masyarakat. Kedepan PDAM Tirta Tarum Karawang bertekad menjadi PDAM besar dengan target mencapai 100.000 SR pada tahun 2021 dalam kondisi Baik dan Sehat. Semoga dapat memenuhi harapan seluruh stakeholder dan masyarakat Karawang.***ms***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *